Kreatifitas merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan, terutama bagi tangan-tangan terampil. Ternyata keterampilan itu disamping membina bakat juga dapat ditumbuhkan  melalui upaya belajar, melihat, meniru dan melakukan sendiri. Munculnya kreatifitas dikarenakan keseringan dalam mempraktikkan. Inilah yang diupayakan oleh SMP Negeri 1 Lasem dalam rangka pengolahan sampah nonorganic. Di sekolah sampah organic sudah dilakukan composing sedangkan sampah yang unorganik masih banyak ditemui dan hanya di jual. Untuk menjadikan sampah ini bernilai maka sekolah mengadakan pelatihan bagi peserta didik yang duduk di kelas  7 dan 8 diwakili oleh 3 peserta didik. Pelatiha ini dilaksanakan pada hari minggu tanggal 28 Oktober 2018 yang dibina oleh Karang Taruna dari Kudus. Mereka mengajarkan cara membuat aneka ragam kerajinan yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari hari. Melalui sentuhan tangan-tangan tangan kreatif dapat menjadikan barang berbernilai tinggi. Sampah gelas plastic/ cup dibuat berbagai aneka olahan seperti dompet, peci, tempat air minum, tempat pencil, tempat buah, dansebagainya, sedangkan tutup plastic yang bercarna dapat dibuat menjadi bros cantik. Sedangkan botol air bekas juga dapat disulap menjadi bunga kristal, keranjang sampah atau keranjang pakaian,  Al hasil para peserta didik yang mewakili kelas sebagai duta kelas dalam pengolahan sampah ini sangat antusias dan merasa senang dapat menghasilkan karya sendiri. Para siswa ini memiliki tanggung jawab dalam memanfaatkan sampah dan bertugas mengimbaskan ke teman lainnya. Duta sampah ini memiliki semboyan BEBAS SAMPAH JADI BARANG BERNILAI TINGGI.

0 Comments

Post your comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>