MPLS merupakan kegiatan pengenalan lingkungan sekolah. MPLS dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 16 s.d 18 Juli 2018. MPLS digunakan sebagai wadah adapta sisiswa baru di SMP  Negeri 1 Lasem,

Dasar  kegiatan  ini adalah Permendikbud nomor  18 tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru.  Adapun tujuan dari kegiatan ini antara lain:

  • Mengenal potensi diri siswa baru
  • Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum dan sarana prasarana sekolah
  • Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru
  • Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya
  • Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemndirian, sikap saling menghaargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisiplinan, hidup bersih dan sehat untukmewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong.

Jumlah siswa kelas VII yang mengikuti kegiatan ini brjumlah 300 siswa dengan rincian terdiri atas 151 siswa dan 149 siswi. Selain itu guru yang  memandu materi MPLS ini sebanyak 20 orang guru..

Siswa kelas VII masuk menggunakan seragam merah putih  karena mereka baru saja menginjakkan pendidikan yang jenjang yang lebih tinggi yaitu dari SD/MI  ke SMP. Selan itu mereka juga mengenakan tanda pengenal yang dikalungkan terbuat dari karton. Tanda pengenal ini berbentuk segi delapan yang bersisik kecil dibagian pojok. Mulai jam 07.00 WIK Semua siswa SMP Negeri 1 Lasem mengikuti upacara bendera dan upacara pembukaan MPLS bagi kelas VII. Pembukaan kegiatan ini dilakukan oleh Kepala SMP Negeri 1 Lasem Bapak Mukhid, S.Pd., M.Pd. Materi kegiatan MPLS di SMP Negeri 1 Lasem, meliput:

  1. Pengenalan visi, misi, program dan budaya sekolah
  2. Pengenalan tata tertib bagi pelajar dan kegiatan Ekstrakurikuler SMP Negeri 1 Lasem
  3. Pengenalan kurikulum 2013
  4. Pusat informasi dan konseling Remaja “Ritula”
  5. Penanaman dan penumbuhan akhlak dan karakter siswa
  6. Bahaya pornografi dan Napsa
  7. Pengenalan fasilitas, sarana dan Prasanrana sekolah dengan memegang prinsip persamaan hal seluruh siswa
  8. Etika berkomunikasi dan pergaulan antarsiswa, siswa dengan guru dan tenaga kependidikan.
  9. Penanaman budaya adiwiyata
  10. Mengajarkan simulasibudaya antri dengan cara berbaris sebelum masuk kelas, bergantian memakai fasilitas sekolah dan materi tentang pengenalan serta keselamatan lalu lintas.

Kegiatan MPLS ini dibantu oleh OSIS.

Pada akhir kegiatan, pada hari Rabu tanggal 18 Juli 2018 pukul 12.10 dilaksakan upacara penutupan MPLS oleh kepala sekolah dan komite  SMP Negeri 1 Lasem, sebagai tanda penyerahan siswa baru  kelas VII kepada sekolah. Penyerahan siswa ini dilakukan oleh Bapak Drs. Jamhari, selaku ketua komite. Dengan harapan siswa kelas VII baru menjadi bagian dari anggota SMP Negeri 1 lasem untuk ikut berpartisipasi dalam meraik prestasi baikdit ingkat kecamatan, kabupaten, provinsi maupun nasional. Marilah bersatu menuju pendidikan yang bermutu.

 

Ritula_In House Training (IHT) merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh SMP Negeri 1 Lasem untuk persiapan memasuki awal semester. Progam ini bertujuan untuk menyiapkan guru/ tenaga pendidik menjadi tenaga professional yang mampu mendidik peserta didik menjadi anak yang berprestasi, berkarakter dan berakhlak mulia.

Program IHT dilaksanakan selama tiga hari yaitu dari hari Rabu-Jum’at (12-14 Juli 2018) dengan dibuka oleh Bapak Mukhid, S.Pd., M.Pd., selaku kepala sekolah. Program IHT membahas beberapa hal diantaranya yaitu: Sekolah Model melalui rapor mutu dan kegiatan Tim Budaya mutu. Selanjutnya pembuatan perangkat pembelajaran berupa Silabus, KKM, pemetakan materi, dan RPP sesuia dengan kurikulum 2013. Secara garis besar kegiatan ini dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Sekolah model

Sekolah SMP Negeri 1 Lasem merupakan salah satu contoh sekolah model yang berada di kabupaten Rembang. Tahun ini SMP Negeri 1 Lasem menuju pada sekolah rujukan untuk menjadikan SMP yang lebih maju dan bermutu. Ada 12 budaya yang dimuat dalam system pendidikan yang ada di SMP N 1 Lasem diantaranya adalah budaya mutu, nasionalis, integritas, disiplin, literasi, bersih, hijau, gotong royong, aman, religious, dan sehat). Setiap budaya tersebut memiliki program kerja untuk menjadikan peserta didik menjadi berkarakter.

  1. Perangkat pembelajaran

Seperti guru/ tenaga pendidik pada umumnya yaitu wajib membuat perangkat pmbelajaran guna mempersiapkan pembelajaran yang menarik dan dapat mudah dipahami oleh peserta didik. Perangkat pembelajaran yang dibuat oleh guru di SMP N 1 Lasem sangat ter-update mengikuti perkembangan zaman. Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP) yang dibuat oleh dewan guru memuat tentang nilai karakter, nasionalis, adiwiyata, literasi dan abad 21. Pembuatan perangkat pembelajaran ini memerlukan waktu selama 2 hari.